TNI Kebut Pembangunan Jembatan Bailey di Bener Meriah, Pulihkan Akses Warga Pascabencana

Banda Aceh – Prajurit TNI mempercepat pembangunan jembatan bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, sebagai upaya mempercepat pemulihan wilayah pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, khususnya untuk memulihkan akses transportasi yang sempat terputus akibat bencana.

“Pembangunan jembatan bailey menjadi prioritas untuk mendukung mobilitas warga. Kehadiran kembali jembatan ini diharapkan dapat membuka akses antarwilayah dan mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Ahmad Fauzi dalam keterangannya di Banda Aceh, Minggu (22/2/2026).

Pengerjaan jembatan melibatkan personel dari Kodim 0119/Bener Meriah, Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka, serta Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma. Para prajurit bekerja secara intensif agar jembatan dapat segera digunakan masyarakat.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, para prajurit tetap menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan. “Walaupun berpuasa, personel tetap bekerja maksimal demi mempercepat pembangunan,” katanya.

Proses pembangunan meliputi penyiapan fondasi, perakitan rangka baja, pemasangan, hingga penguatan struktur. Seluruh tahapan dilakukan secara cermat untuk memastikan jembatan aman dan layak dilintasi.

Ahmad Fauzi menambahkan, jembatan bailey tersebut merupakan solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan oleh instansi terkait. Selain memulihkan akses transportasi, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Karang Rejo, Suryadi (45), mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan kerusakan jembatan sebelumnya membuat warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk menuju pasar, sekolah, dan fasilitas umum.

“Kami sangat terbantu. Selama ini kami kesulitan mengangkut hasil kebun dan harus melewati jalan yang lebih jauh, sehingga menambah biaya dan waktu tempuh,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan bailey menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Warga berharap pembangunan segera rampung agar mobilitas kembali lancar dan pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih cepat.

“Kami berharap jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar aktivitas serta mendukung pemulihan ekonomi pascabencana,” tutupnya.

 

Tim Redaksi

More From Author

TNI Percepat Rehabilitasi SMPN 26 Takengon, Progres Capai 45 Persen Pascabencana

Polemik Alumni LPDP Viral, Pemerintah Siapkan Sanksi Tegas hingga Blacklist Instansi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post