Siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate Gelar Aksi, Tuntut Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara Evaluasi Kepala Sekolah

Ternate, ViralNusantara.net – 16 Februari 2026 – Sejumlah siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate menggelar aksi unjuk rasa damai di lingkungan sekolah pada Jum’at (13/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan sejumlah pelanggaran yang ditujukan kepada oknum guru berinisial RS serta kebijakan kepala sekolah.

 

Aksi yang berlangsung di halaman sekolah itu diikuti oleh para siswa yang membawa spanduk berisi tuntutan. Dalam spanduk tersebut, mereka meminta kepala sekolah dicopot dari jabatannya. Adapun tuntutan yang disampaikan meliputi dugaan tindakan asusila dan pelecehan terhadap siswa oleh oknum guru berinisial RS, dugaan pemerasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp25 juta, dugaan kekerasan terhadap siswa, perampasan hak suara siswa, serta insiden pemukulan yang disebut melibatkan seorang guru.

 

Para siswa menyatakan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keresahan atas situasi yang dinilai mencederai lingkungan pendidikan. Mereka mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara untuk segera melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan kebenaran berbagai dugaan tersebut dan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Ternate Amiruddin S. Rajilun saat dikonfirmasi media ini membantah tudingan yang disampaikan dalam aksi tersebut. Ia menyatakan bahwa penggunaan dana BOS telah diperiksa oleh inspektorat dan tidak ditemukan pelanggaran. Terkait dugaan pelecehan, ia menyebut tidak terdapat bukti yang mendasar dan hanya berupa percakapan melalui aplikasi WhatsApp, seperti ajakan bertemu yang menurutnya belum dapat dikategorikan sebagai pelanggaran.

 

Mengenai dugaan kekerasan terhadap siswa, pihak sekolah menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena siswa yang bersangkutan berulang kali melakukan pelanggaran tata tertib, sehingga guru yang bersangkutan diduga meluapkan emosi. Namun demikian, pihak sekolah mengakui telah memanggil sejumlah perwakilan siswa untuk melakukan dialog guna membahas persoalan tersebut secara bersama-sama.

 

Harapan kami Dinas Pendidikan Provinsi segera melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan untuk memastikan situasi di lingkungan sekolah tetap kondusif serta menjamin hak dan perlindungan seluruh siswa.

Penulis: Ais le

Editor: Redaksi

More From Author

150 Personel dan 30 Kuda Meriahkan Upacara Pengawal Istana di Depan Istana Merdeka”

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Donor Darah di HUT Ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post