JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia tengah mempersiapkan kawasan Morotai, Maluku Utara, untuk dijadikan tempat latihan militer berskala internasional. Rencana ini diungkapkan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin usai menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, di Kemhan RI, Jakarta, (12/3).
“Morotai itu sebetulnya inisiatif dari kita. Indonesia kan negara besar, mempunyai infrastruktur yang cukup besar. Kita dikelilingi negara-negara tetangga. Kita tidak ingin negara kita menutup diri, kita ingin negara kita itu open minded dengan negara-negara lain. Tadi saya bicarakan bagaimana kita membuat International Training Facilities di Morotai,” ujar Sjafrie.
Nantinya, fasilitas militer tersebut dirancang agar bisa digunakan untuk latihan gabungan tiga matra, yakni darat, laut, dan udara. Sjafrie menjelaskan bahwa tawaran mengenai fasilitas militer internasional di Morotai sebenarnya sudah disampaikan Indonesia kepada Singapura saat Presiden Prabowo Subianto masih menjabat sebagai menteri pertahanan.
“Tapi mungkin antara Singapura dan Morotai terlalu jauh. Jadi Singapura ingin tidak terlalu jauh, dan kita sudah dapatkan di Kalimantan Utara. Jadi inisiatif dari kita,” tuturnya.
Sjafrie menegaskan bahwa fasilitas di Morotai nantinya terbuka untuk digunakan oleh angkatan bersenjata dari berbagai negara tetangga, tidak terbatas pada Australia saja. “Tidak harus hanya dari Australia. Bisa juga dari Filipina, bisa dari Jepang,” katanya.
Sebelumnya, pada 5 Juni 2025, Sjafrie juga telah mengungkapkan rencana pemerintah memanfaatkan landasan pacu (runway) di Landasan Pitu Morotai, Maluku Utara, untuk menggelar latihan bersama. Menurutnya, terdapat enam runway peninggalan Perang Dunia Kedua (PD II) yang saat itu dimanfaatkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya, yang kini bisa dioptimalkan.
“Kita akan tingkatkan, kita akan panjangkan (runway) lagi sehingga pesawat-pesawat tempur kita, pesawat transport (angkut) kita akan bisa mendarat di situ,” tambah Sjafrie.
Red

