Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas INDO RDB XXXIX-G/United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo melaksanakan latihan bersama dengan Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo atau Forces Armées de la République Démocratique du Congo (FARDC).
Latihan gabungan tersebut digelar di Prabowo Camp, POB Bogoro, wilayah Republik Demokratik Kongo, dan berlangsung selama tiga hari pada 9–11 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 personel dari kedua pihak.
Latihan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara prajurit TNI dan FARDC, sekaligus meningkatkan pemahaman personel terkait prosedur operasi gabungan di wilayah misi.
Selain itu, para personel juga meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, khususnya dalam penggunaan kendaraan tempur, pelaksanaan Casualty Evacuation (CASEVAC) dan Medical Evacuation (MEDEVAC), serta navigasi darat.
Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada personel mengenai pengoperasian serta fungsi dasar alat komunikasi dan perangkat optik secara terpadu, guna membangun kesiapan awal kedua pihak dalam menghadapi potensi ancaman di area misi.
Komandan Kompi Prabowo Camp, Agung, menyampaikan bahwa latihan bersama tersebut berlangsung aman dan lancar.
“Latihan bersama antara prajurit Indo RDB dan FARDC berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan operasional serta memperkuat kerja sama keamanan di wilayah yang menjadi Area of Responsibility (AOR) POB Bogoro,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3).
Red

